Penyakit Cacar Air

Penyakit cacar air (Varicella) merupakan infeksi kulit yang umum terjadi dan mudah menular. Penyakit ini dapat menyerang setiap orang, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak umur 3-8 tahun. Umumnya, gelembung pada cacar air jika pecah menimbulkan bekas (bopeng).

Penyakit cacar air atau yang disebut sebagai penyakit chicken pox merupakan jenis penyakit kulit yang sangat mudah dan cepat menular. Meski pada umumnya penyakit cacar air ini banyak menyerang balita dan anak-anak, namun tak menutup kemungkinan jika penyakit cacar air ini dapat pula menyerang orang dewasa.

Penyakit cacar air akiibat virus varicella

Penyakit cacar air ini disebabkan oleh adanya serangan virus yang bernama Varicella Zoster. Virus ini awalnya menyerang ketahanan tubuh dengan menurunkan fungsi daya tahan tubuh sehingga tubuh mudah merasa lelah, lemah dan tidak fit. Virus ini ditularkan melalui udara sehingga virus ini mudah tersebar dan menular ke orang lain dan kontak fisik dengan penderita cacar air.

Air yang terkandung dalam cacar air mengandung banyak bakteri dan virus, jika pecah dan mengenai kulit akan lebih cepat tertular dan hal yang perlu diwaspadai kontak virus yang berasal dari air ludah atau air liur penderita cacar air.

Vaksin cacar air dapat mencegah anda terserang penyakt cacar air. Kebanyakan orang telah melakukan vaksinasi untul melindungi diri dari penyakit menular tersebut. Walaupun mereka terkena penyakit tersebut namun reaksi yang timbul cukup ringan dan proses penyembuhannya pun lebih cepat.

Gejala yang dimunculkan akibat penyakit cacar air ini seperti:

  • Gejala terinfeksinya virus yang akan muncul setelah 10 sampai 20 hari seperti sakit kepala, demam, dan rasa tidak enak badan.
  • Setelah 2 hingga 3 hari kemudian akan mulai muncul bintik-bintik merah datar yang semakin lama akan berubah menjadi menonjol yang kemudian muncul caran didalamnya yang disertai dengan rasa gatal yang akhirkan akan meriang. Lamanya proses tersebut akan membutuhkan waktu kurang lebih 6 hingga 8 jam dan akan berulang-ulang selama 4 hari.
  • Pada hari ke lima penyakit cacar air biasanya tidak muncul lepuhan baru di kulit.
  • Pada hari ke enam semua lepuhan yang tadinya muncul akan kering dengan sendirinya dan akhirnya hilang setelah kurang lebih sekitar 20 hari.

Cara untuk merawat penderita penyakit cacar air seperti:

1. Lakukan pemeriksaan kedokter apabila anda mulai mengalami bintil yang terinfeksi dengan kuman yang biasanya bintil tersebut berwana merah, mengalami bengkak, dan juga terdapat nanah atau anda mengalami demam tinggi, sakit kepala, muntah-muntah, dan atau gatal yang tidak hilang-hilang.

2. Anda dapat menggunakan sabun antiseptik yang dapat anda gunakan pada saat mandi dan untuk mengurangi rasa gatal. Namun ada baiknya saat anda sedang menderita penyakit cacar air jangan mandi atau terkena air karena itu akan dapat membuat virus cacat air lebih mudah untuk menyebar kebagian tubuh lainnya. Dan cukup anda menggunakan bedak caladine yang anda taburkan ke seluruh tubuh anda yang terdapat ruam akiban penyakit ini. Karena dengan bedak akan mengurangi penyebaran virus.

3. Jaga kuku anda agar tetap pendek dan terus tahan agar tidak menggaruk bagian gatal-gatal yangmuncul akibat cacar. Hal ini akan sedikit membantu anda untuk mencegah adanya bintik-bintik dari infeksi virus. Dan gunakan pakaian yang longgar atau pakaian yang berbahan katun untuk anda dalam mengurangi gatal-gatal, terhindar dari keringat dan pecahnya cacar akibat gesekan baju anda yang terlalu ketat.

4. Konsumsi parasetamon untuk menurunkan suhu badan dan meredakan sakit serta nyeri. Anda dapat bertanya kepada dokter atau apoteker untuk dosis yang cocok untuk penderita penyakit cacar air seumuran anda. Untuk anda yang alergi dnegan parasetamol anda dapat mengkonsumsi ibuprofen sebagai penggantinya. Sangat disarankan untuk anda selalu benyak minum cairan untuk mencegah adanya keadaan dehidrasi.

Selain penyakit cacar air ada juga penyakit cacar lainnya yang sering disebut dengan penyakit cacar monyet. Dalam dunia medis, cacar air dikenal dengan sebutan impetigo bulosa.

Perbedaan penyakit cacar air dengan cacar monyet.

Penyakit cacar monyet berbeda dengan cacar air. kalau penyakit cacar air disebabkan karena terinfeksi virus varicella zoster sedangkan penyakit cacar conyet disebabkan oleh virus staphylococcus aureus. Oleh karena itu cacar monyet ini harus diberi antibiotik yang efektif untuk membunuh baktero aerob (bakteri yang memerlukan oksigen/udara). Ciri-ciri yang munculpun berbeda penyakit cacar air memiliki bintik yang menonjol dan berisi cairan serta rasa yang sangat gatal. Sedangkan ciri-ciri cacar monyet adalah demam yang sangat tinggi tidak adanya cairan pada lenting yang timbul akibat cacar tersebut, tetapi terasa sangat gatal, karenanya sering digaruk-garuk dengan perilaku seperti monyet. Pada penderita penyakit cacar monyat ini tubuh yang tiba-tiba saja akan muncul semacam benjolan-benjolan kering yang muncul berada disekitar dada, punggung, dan terutama di daerah ketiak. Sekilas saja tentang cacar monyet untuk duketahuo sedikit perbedaannya.

Terima kasih sudah meluangkan waktu anda untuk membaca dan mempelajari mulai dari gejala dan cara pengobatan penyakit cacar air ini. Selamat mencoba tips yang sudah kita bahas diatas dan semoga penyakit cacar air yang anda derita dapat disembuhkan dengan cepat.


=====================================

>>> Obat Cacar Air Membantu Mengobati Penyakit Cacar Air, Mengatasi Virus Cacar dan Menguatkan Kekebalan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cacar Air and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>