Cacar Air Dewasa

Cacar air dewasa adalah penyakit yang sangat menular tetapi akan sembuh dengan sendrinya dan biasanya terjadi pada anak usia 5-10 tahun.

Setelah terkena  cacar air sekali, kita biasanya akan kebal terhadap penyakit ini untuk seumur hidup. Kemungkinan terkena cacar air untuk kedua kalinya memang ada, tetapi sangat singkat dan jarang terjadi. Jika sistem kekebalan tubuh tidak menghilangkan semua jenis virus cacar, ada kemungkinan sisa virusnya masuk sel saraf peraba pada kulit sehingga ia akan luput dari kekbalan tubh.Penyakit shingles yang biasanya terjadi pada orang dewasa dapat terjadi akibat menyebarnya virus tersebut pada sistem saraf dan menyebabkan ruam yang sangat nyeri.

Penyebab CacarAir

Penyakit cacar air ditularkan dari seseorang kepada orang lain secara langsung yang disebarkan melalui percikan air ludah maupun dari cairan yang berasal dari lepuhankulit orang yang menderita cacar air.   Cacar air dewasa disebabkan oleh virus Varicella zoster (VZV) yang mengakibatkan munculnya ruam pada kulit berupa kumpulan bintik-bintik kecil baik yang berbentu datar atau berbentuk menonjol.VZV ini dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit dan melalui cairan saluran napas (batuk bersin) dari orang yang terinfeksi.Waktu inkubasi dari terkena virusamapai munculnya gejala cacar air adalah 12-14 hari.Masa penularan cacar air dalah 1-2 hari sebelum muncul gejala ruam sampai saat semua bentolan sudah kering dan mengerak. Cacar air dikenal juga dengan istilah lainnya yaitu Varicella Simplex dan Chickenpox.

Gejala Cacar Air

Setelah dua minggu terpapar virus cacar air, anak yang biasanya mengalami demam 1-2 hari,nyeri tenggorokan, dan lemas dalam 24 jam setelah gejala ini, muncul ruam yang sangat khas untuk cacar air di daerah dada, sedangkan cacar air dewasa bisa saja mengalami gejala yang lebih parah. Selama 7-10hari kemudian menyebar kekepala, tangan, dan kaki. Ruam yang muncul kemudian menjadi bentolan merah, seperti berisi cairan kemdian pecah, dan meninggalkan kerak. Cairan tersebut berisi virus yang sangat menular. Setelah semua bentolannya mengerak dan tidak ada bentolan baru, maka orang-orang tersebut tidak lagi menularkan virus cacar air. Luka cacar air biasanya tidak meninggalkan bekas dan akan hilang dengan sendirinya setelah 20 hari, kecuali ada infeksi lain yang diakibatkan oleh bakteri.

Gejala yang timbul pada penderita penyakit cacar air dewasa ini adalah deman, nyeri tenggorokan, nyeri perut, sakit kepala yang muncul sebelum timbulnya gejala kulit.

Pengobatan Cacar Air Dewasa

  • Kebanyakan kasus cacar air dapat diatasi sendiri dirumah. Ruam yang muncul akibat cacar air biasanya menimbulkan rasa yang sangat gatal. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi rasa gatal.
  • Kompres dengan menggunakan air dingin atau dengan kaladin cair bisa mengurangi sedikit rasa gatal. Jangan gunakan obat oles yang dapat mengandung difenhidramin karena dapat diserap melalui luka terbuka ke dalam darah dan dapat menyebabkan keracunan.
  • Mandi berendam dalam air dingin yang ditambah dengan pengembang kue baking soda setiap 3-4 jam untuk mengurangi rasa gatal.
  • Gunting kuku untuk menghindari infeksi bakteri jika bentol tidak disengaja tegaruk. Jika sangat gatal bisa minum obat gatal yang mengandung difenhidramin.
  • Jika anak demam bisa diberi obat yang mengandung parasetamol atau ibuprofen.Jangan berikan obat yang mengandung aspirin.
  • Pastikan anak mendapatkan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi.
    Jangan berangkat ke sekolah selama entolan belum kering atau menggaruk semua.

Vaksin

Cacar aiar biasanya diberikan saat anak usia 12 bulan -12 tahun sebanyak dua kali jarak setidaknya tiga bulan. Anak sudah terkena cacar air sebelumnya memerlukan vaksin. Vaksin cacar air merupakan vaksin hidup yang dilemahkan. Untuk anda yang tidak memiliki imunitas terhadap vaksin ini sebaiknya mendapat 2 dosis vaksin. atau single-antigen. Manfaat dari vaksin cacar air dewasa ini adalah untuk mencegah timbulnya varisela pada sebagian besar individu. Bila tetap timbul infeksi cacar air pada individu yang telah divaksin, gejala klinis yang timbul akan lebh ringan dan penyembuhan penyakit cacar air ini akan cenderung lebih cepat.

Reaksi vaksin dari tubuh seseorang yang menderita cacar air dewasa

Resiko yang muncul pada saat pemberian vaksin cacar air dewasa ini adalah sebuah vaksin yang diberkan seperti obat-obatan yang dapat memberikan masalah yang serius seperti alergi berat. Biasanya reaksi kebanyakan muncul pada pemberian vaksin dosis pertama dibandingkan dengan dosis kedua. Reaksi pada pemberian faksin ini terbagi dalam:

Reaksi ringan yang ditandai dengan munculnya rasa nyeri atau pembengkakan pada saat vaksin disuntikkan yang biasanya terjadi pada 1 dari 3 orang dewasa. Demam yang tidak semua orang mangalaminya. Serta munculnya ruam ringan hingga sebulan setelah vaksinasi yang terdapat kemungkinan bahwa orang tersebut menulari anggota keluarga, namun ini jarang terjadi.

Reaksi sedang yang menimbulkan kejang demam yang jarang sekaliterjadi pada individu yang divaksinasi.

Reaksi berat yang terjadi masalah yang serius, termasuk reaksi otakdan hitungan darah yang kurang yang dilaporkan pernag dialami setelah seseorang mengalami vaksinasi cacar air dewasa. Karena jarangnya kejadian ini maka para ahli vaksin tidak dapat mengatakan bahwa reaksi ini memang disebabkan oleh vaksin atau bukan.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Cacar Air, Cacar Api, Cacar Ular dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cacar Air. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *